Grobogan— Dalam rangka mempersiapkan peserta didik menghadapi kehidupan bermasyarakat, murid kelas XII MA Sunniyyah Selo mengikuti Pelatihan Fikih Haidh dan Pemulasaran Jenazah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan Yayasan Sunniyyah Selo yang berfokus pada penguatan pemahaman keagamaan yang bersifat praktis.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Yayasan, K.H. Imron Hasani Cholil. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penguasaan ilmu fikih, khususnya yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, sangat penting sebagai bekal bagi generasi muda agar mampu berkontribusi di tengah masyarakat.
Pelatihan ini menghadirkan Nuriyyatun Nadhifah, S.Pd dan K. Katon A. Mukhlis sebagai pemateri. Keduanya menyampaikan materi tentang fikih haidh serta tata cara pemulasaran jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. Tidak hanya teori, peserta juga mengikuti sesi praktik guna memperkuat pemahaman dan keterampilan mereka.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa memiliki kesiapan yang lebih matang, baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan. Ilmu yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat serta diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.




